FISIP UPN Veteran Yogyakarta Perkuat Tata Kelola dan Kualitas Layanan Melalui Workshop Penyusunan SOP dan Standar Pelayanan

  • Senin 15 Juni 2026
  • Oleh : Admin
  • 47
  • 3 Menit membaca
UPN VETERAN Yogyakarta

Yogyakarta, 15 Juni 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UPN Veteran Yogyakarta menyelenggarakan Workshop Penyusunan dan Evaluasi Standar Operasional Prosedur (SOP) serta Penyusunan Standar Pelayanan pada Senin (15/6/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan FISIP dalam meningkatkan kualitas layanan publik, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta mendukung pelaksanaan Pembangunan Zona Integritas (PZI) menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Workshop ini menghadirkan Muhammad Syafiq, S.IP., M.A., Andrit Pries Anantyo, S.H., dan Frenky Kristian Saragi, S.H., M.Han. dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) sebagai narasumber utama. Kegiatan ini diikuti oleh unsur pimpinan fakultas, tenaga kependidikan, perwakilan program studi, tim pembangunan zona integritas, serta perwakilan mahasiswa sebagai stakeholder pelayanan di lingkungan FISIP UPN Veteran Yogyakarta.

Menurut Ketua Panitia, Dr. Sri Issundari, M.Hum., SOP dan Standar Pelayanan merupakan instrumen utama dalam mewujudkan layanan yang efektif, transparan, dan akuntabel.

“Penyusunan SOP dan Standar Pelayanan tidak hanya bertujuan memenuhi aspek administratif, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menghadirkan layanan yang lebih berkualitas dan berorientasi pada kepuasan pengguna,” ujarnya.

Komitmen yang tinggi dari pimpinan fakultas dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata keseriusan FISIP UPN Veteran Yogyakarta dalam menjalankan program pembangunan Zona Integritas. Dukungan tersebut tercermin dari keterlibatan aktif pimpinan fakultas dalam mendorong penguatan sistem pelayanan dan tata kelola yang sesuai dengan prinsip reformasi birokrasi.

Dalam sambutannya, Dekan FISIP UPN Veteran Yogyakarta, Dr. Susanta, M.Si., menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas menuju WBK harus diwujudkan melalui langkah-langkah konkret yang berdampak langsung pada kualitas pelayanan. Salah satu langkah penting adalah memastikan setiap layanan memiliki SOP dan Standar Pelayanan yang jelas, terukur, dan mudah diakses oleh pengguna.

“Peningkatan kualitas layanan merupakan bagian dari tanggung jawab institusi kepada seluruh stakeholder. Karena itu, penyusunan SOP dan Standar Pelayanan harus menjadi instrumen yang mampu memberikan kepastian, transparansi, dan kemudahan bagi pengguna layanan,” ungkapnya.

Pada sesi utama, Muhammad Syafiq, S.IP., M.A. menyampaikan materi mengenai prinsip-prinsip penyusunan SOP dan Standar Pelayanan yang efektif serta relevansinya dalam peningkatan kualitas pelayanan publik. Selain memberikan pemahaman mengenai regulasi dan praktik terbaik pelayanan publik, narasumber juga mengajak peserta untuk memahami pentingnya keterkaitan antara tata kelola organisasi yang baik dengan kepuasan pengguna layanan.

Workshop tidak hanya berisi paparan materi, tetapi juga dilengkapi dengan sesi praktik penyusunan draft SOP dan Standar Pelayanan dengan fasilitator Andrit Pries Anantyo, S.H., dan Frenky Kristian Saragi, S.H., M.Han. dari Lembaga Administrasi Negara (LAN). Melalui sesi ini, peserta secara langsung melakukan evaluasi terhadap dokumen yang telah ada sekaligus menyusun rancangan perbaikan yang dapat diterapkan pada unit kerja masing-masing. Keterlibatan perwakilan mahasiswa turut memberikan perspektif pengguna layanan dalam proses penyusunan dokumen tersebut.

Melalui kegiatan ini, FISIP UPN Veteran Yogyakarta berharap dapat menghasilkan SOP dan Standar Pelayanan yang lebih berkualitas, implementatif, dan responsif terhadap kebutuhan stakeholder. Hasil workshop akan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan fakultas dalam memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kualitas layanan, dan mendukung terwujudnya Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK).