UPN “Veteran” Yogyakarta Siap Gelar Seleksi Mandiri Bela Negara 1, Sebanyak 6.457 Peserta Ikuti Ujian CBT
YOGYAKARTA, 26 Juni 2026 – Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta siap menyelenggarakan Ujian Seleksi Mandiri Jalur Bela Negara 1 Tahun 2026. Sebanyak 6.457 peserta akan mengikuti tahapan seleksi yang berlangsung mulai 29 Juni hingga 5 Juli 2026 dengan menggunakan metode Computer Based Test (CBT). Lokasi ujian dilaksnakan di Fakultas Teknik Industri, Gedung Pattimura, Kampus 2 UPN “Veteran” Yogyakarta.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN “Veteran” Yogyakarta, Dr. Machya Astuti Dewi, M.Si., menyampaikan bahwa universitas telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan pelaksanaan seleksi berjalan aman, tertib, dan lancar.
“UPN ‘Veteran’ Yogyakarta siap melaksanakan Ujian Seleksi Mandiri Bela Negara 1 Tahun 2026. Kami telah melakukan berbagai persiapan, baik dari sisi fasilitas, sistem ujian, maupun aspek pendukung lainnya agar proses seleksi dapat berlangsung optimal,” ujar Machya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan seleksi berbasis CBT merupakan bagian dari komitmen UPN “Veteran” Yogyakarta dalam menghadirkan proses penerimaan mahasiswa baru yang profesional, transparan, dan terintegrasi. Sistem tersebut juga dirancang untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan ujian serta memberikan pengalaman seleksi yang lebih baik bagi peserta.
“Penggunaan sistem CBT menjadi bagian dari upaya kami untuk menghadirkan proses seleksi yang efektif, transparan, dan terintegrasi,” tambahnya.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan ujian, UPN “Veteran” Yogyakarta telah menyiapkan sarana dan prasarana pendukung berupa 11 laboratorium komputer dengan kapasitas masing-masing 25 peserta. Selain itu, panitia juga menyiapkan perangkat pendukung seperti metal detector, UPS, dan genset sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kendala teknis, termasuk gangguan listrik.
Machya menyampaikan kesiapan fasilitas utama, panitia juga menyediakan layanan pendukung bagi peserta. Tim kesehatan akan disiagakan selama pelaksanaan ujian untuk memberikan bantuan apabila peserta membutuhkan layanan medis.
“Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada peserta, tidak hanya dalam aspek pelaksanaan ujian, tetapi juga memastikan kenyamanan dan keamanan selama berada di lingkungan kampus,” jelas Machya.
Dalam pelaksanaan seleksi, peserta diwajibkan membawa Kartu Tanda Peserta Tes, kartu identitas, serta ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL). Adapun perlengkapan yang diperbolehkan masuk ruang ujian hanya berupa alat tulis, seperti pensil 2B, penghapus, dan rautan pensil.
Machya mengimbau peserta agar hadir lebih awal untuk menghindari kendala saat proses registrasi dan pemeriksaan.
“Peserta diharapkan hadir paling lambat 30 menit sebelum ujian dimulai agar proses registrasi dan pemeriksaan dapat berjalan dengan baik. Toleransi keterlambatan hanya diberikan maksimal 30 menit setelah ujian berlangsung. Setelah batas waktu tersebut, peserta tidak diperkenankan mengikuti ujian,” tegasnya.
Selain ketentuan waktu, peserta juga diminta memperhatikan aturan berpakaian selama mengikuti ujian. Peserta diperbolehkan menggunakan pakaian bebas namun tetap rapi, serta tidak diperkenankan mengenakan kaos oblong maupun sandal jepit.
Untuk mendukung mobilitas peserta dan pendamping, panitia telah menyediakan area drop-off dan parkir di Sasana Wijaya. Peserta juga diimbau melakukan pengecekan lokasi ujian satu hari sebelum pelaksanaan agar memahami akses menuju tempat ujian.
Melalui pelaksanaan Seleksi Mandiri Jalur Bela Negara 1 Tahun 2026, UPN “Veteran” Yogyakarta berkomitmen menjaga proses penerimaan mahasiswa baru agar berlangsung secara profesional, transparan, aman, dan berintegritas.
Penulis: Dewi
Indonesia
English