Lepas Sambut Rektor UPN “Veteran” Yogyakarta, Tandai Awal Kepemimpinan Baru
YOGYAKARTA – Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta menggelar Lepas Sambut Rektor di Auditorium WR. Supratman, Kamis (29/10/2026), sebagai penanda awal baru kepemimpinan universitas. Estafet kepemimpinan diserahkan dari Prof. Dr. Mohamad Irhas Effendi, M.Si., yang telah menjabat pada periode 2018–2022 dan 2022–2026, kepada Prof. Ir. Ridho Kresna Wattimena, M.T., Ph.D., yang akan memimpin UPN “Veteran” Yogyakarta untuk periode 2026–2030.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Irhas berpamitan kepada sivitas akademika dan tenaga kependidikan UPN “Veteran” Yogyakarta, setelah delapan tahun mengemban amanah sebagai rektor dan 25 tahun menduduki berbagai posisi strategis di lingkungan universitas. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerja sama seluruh pihak, serta permohonan maaf atas keputusan, kebijakan, maupun sikap yang kurang berkenan, maupun berbagai harapan yang belum dapat diwujudkan selama masa kepemimpinannya.
“Hari ini tiba waktunya saya pamit dari jabatan rektor, kecintaan saya kepada UPN “Veteran” Yogyakarta akan tetap tinggal, saya akan terus berbahagia mendengar kabar baiknya, bangga melihat prestasi warganya, dan mendoakan setiap langkah kemajuannya. Bagi saya, dapat mengabdi dan menjadi bagian dari keluarga besar UPN “Veteran” Yogyakarta merupakan kehormatan yang selalu saya syukuri” ujar Prof. Irhas.
Kepada rektor yang baru, Prof. Irhas menyampaikan ucapan selamat atas amanah kepemimpinan yang diemban untuk melanjutkan perjalanan Kampus Bela Negara. Ia juga menitipkan empat pesan bagi kepemimpinan mendatang, yakni menjaga marwah sebagai Kampus Bela Negara, merawat keharmonisan di lingkungan kampus, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta mendorong UPN “Veteran” Yogyakarta sebagai Kampus Berdampak yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
“Kepada Rektor UPN “Veteran” Yogyakarta yang baru, saya mengucapkan selamat mengemban amanah, semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kebijaksanaan, dan kekuatan dalam memimpin. Saya menitipkan harapan agar perjuangan bagi dosen dan tenaga kependidikan, terus dilanjutkan, suara mahasiswa tetap didengarkan, dan kebersamaan seluruh warga kampus semakin dipererat,” tutur Prof. Irhas.
Selama masa kepemimpinan Prof. Irhas, UPN “Veteran” Yogyakarta terus bertumbuh dan memperkuat mutu yang dibuktikan dengan raihan Predikat Akreditasi Unggul untuk universitas serta 65% program studi berakreditasi unggul.
Penguatan mutu pendidikan juga diiringi dengan pengembangan sarana dan prasarana untuk mendukung kegiatan akademik. Sejumlah pembangunan telah dilaksanakan, antara lain Gedung Laboratorium Terpadu, gedung perkuliahan enam lantai, gedung parkir, serta berbagai fasilitas penunjang lainnya. Sementara itu, pembangunan Gedung Kuliah Fakultas Teknik Industri (FTI) enam lantai masih dalam proses pengerjaan.
Pengembangan infrastruktur tersebut juga mencakup pembangunan Kampus Lapangan Geosains di Gunungkidul serta peletakan batu pertama (groundbreaking) Gedung Kuliah Pascasarjana. Prof. Irhas berharap, seluruh capaian tersebut dapat menjadi pijakan yang kokoh dan bekal bagi kepemimpinan berikutnya untuk melangkah lebih jauh.
Sementara itu, Prof. Ridho menyampaikan bahwa amanah sebagai Rektor UPN “Veteran” Yogyakarta Periode 2026-2030 merupakan suatu kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Ia berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan baginya menjadi pucuk pimpinan Kampus Bela Negara.
“Saya menyadari jabatan ini bukan sekadar posisi kepemimpinan, tetapi sekaligus amanah untuk menjaga kepercayaan, menyatukan potensi, dan menggerakkan seluruh kekuatan universitas untuk mencapai apa yang kita cita-citakan bersama untuk universitas yang kita cintai ini,” kata Prof. Ridho.
Ia berharap seluruh sivitas akademika dan mitra universitas terus memperkuat sinergi dalam mewujudkan lingkungan akademik yang sehat, terbuka terhadap gagasan baru, serta menjunjung tinggi keberagaman dan perbedaan. Dengan demikian, setiap insan UPN “Veteran” Yogyakarta memiliki ruang dan kesempatan untuk berkembang, berkontribusi, serta bersama-sama memajukan universitas.
Dalam sambutannya, Prof. Ridho juga menyampaikan terima kasih kepada kepemimpinan sebelumnya yang telah membangun fondasi kokoh agar UPN “Veteran” Yogyakarta bisa melangkah lebih maju. Ia mengungkapkan bahwa program prioritas pada masa awal kepemimpinannya adalah meningkatkan reputasi akademik dengan mendorong penambahan jumlah guru besar. Selanjutnya, Prod. Ridho akan fokus pada transformasi kelembagaan menuju Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) melalui penguatan tata kelola kelembagaan dan Sumber Daya Manusia (SDM).
“Saya memohon doa dan dukungan dari seluruh hadirin agar dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya, senantiasa diberikan kesehatan, kebijaksanaan, keteguhan, dan kemampuan untuk mengambil keputusan demi kepentingan universitas kita tercinta,” tuturnya.
Momen serah terima jabatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah kolega dan mitra UPN “Veteran” Yogyakarta dari berbagai sektor. Hadir dari jajaran Perusahaan Mineral Nasional (Perminas), Direktur Utama Gilarsi Wahju Setijono, Direktur La Ode Tarfin Jaya, Direktur Oktaria Masniari Manurung, dan Direktur Hartian Surya Widhanto. Turut hadir jajaran komisaris Perminas, yakni Dadang Arif Abdurahman, Anton Pripambudi, dan Agung Budi Wibowo.
Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan Direksi MIND ID, Wahyu Sanyoto; Vice President Underground Engineering PT Freeport Indonesia, Anton Priatna; serta Rektor Universitas Gadjah Mada periode 2017–2022, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng. Turut hadir pula Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Alumni (PPIA) UPN “Veteran” Yogyakarta, Dr. Ir. Rudiyanto, MBA, para perwakilan perusahaan mitra, serta tamu lainnya.
Dukungan dari para kolega dan mitra tersebut diharapkan dapat terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mendorong kemajuan UPN “Veteran” Yogyakarta di masa mendatang.
Penulis: Ulfa
Indonesia
English