Mahasiswa UPN "Veteran" Yogyakarta Raih Juara Nasional Lewat Inovasi AI-IoT untuk Perkebunan Sawit

  • Senin 27 Juli 2026
  • Oleh : Dewi
  • 61
  • 2 Menit membaca
UPN VETERAN Yogyakarta

YOGYAKARTA, 27 Juli 2026 – Mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Yogyakarta kembali mengharumkan nama kampus dengan meraih Juara 1 sekaligus Best Presentation pada Garuda Business Plan Competition (GBPC) 2026 di Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), Semarang, Sabtu (25/7/2026).

 

Prestasi tersebut diraih melalui inovasi PalmHive, platform konservasi musuh alami berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) yang dikembangkan sebagai solusi pengendalian hama perkebunan kelapa sawit secara berkelanjutan.

 

Tim "Harus Juara" terdiri atas Mada Sagita Purwawibawa (Agroteknologi 2024), Muhammad Chaesar Noufallabib Widodo (Administrasi Bisnis 2024), Muhammad Luthfi Rahman Hakim (Manajemen 2024), Diah Yuni Purwati (Ekonomi Pembangunan 2023), dan Rio Prasetio (Informatika 2024). Kolaborasi lintas disiplin tersebut menghasilkan inovasi yang mengintegrasikan atraktan semiokimia, kamera berbasis AI, sensor IoT, serta pengaturan mikroklimat untuk menarik, menjaga, dan memantau populasi serangga musuh alami hama.

 

Ketua tim, Mada Sagita Purwawibawa, mengatakan PalmHive lahir dari semangat kolaborasi untuk menjawab tantangan sektor pertanian dan perkebunan. "Kami bersyukur inovasi ini meraih Juara 1 dan Best Presentation. Semoga PalmHive dapat terus dikembangkan sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengelolaan perkebunan sawit yang lebih produktif dan berkelanjutan," ujarnya.

 

Selain menawarkan solusi teknologi, PalmHive juga dirancang sebagai model bisnis yang mendukung penerapan praktik perkebunan berkelanjutan melalui layanan pemantauan biodiversitas, analisis data ekologis, dan sistem pendukung keputusan berbasis data. Keberhasilan ini mempertegas komitmen UPN "Veteran" Yogyakarta dalam melahirkan inovasi berbasis riset, teknologi, dan kewirausahaan yang memberikan dampak bagi pembangunan nasional.