Outbound PKKBN 2026 UPN “Veteran” Yogyakarta Perkuat Karakter Bela Negara

  • Kamis 13 Agustus 2026
  • Oleh : Dewi
  • 33
  • 3 Menit membaca
UPN VETERAN Yogyakarta

YOGYAKARTA, 13 Agustus 2026 — Sebanyak 1.883 mahasiswa baru UPN “Veteran” Yogyakarta mengikuti kegiatan outbound sebagai bagian dari rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus Bela Negara (PKKBN) 2026. Kegiatan yang berlangsung pada hari keempat dan kelima PKKBN ini dilaksanakan di dua lokasi, yakni Jupiter Adventure Zone (JAZ) dan Akademi Angkatan Udara (AAU).

Pelaksanaan outbound tidak sekadar menjadi aktivitas rekreatif bagi mahasiswa baru. Kegiatan ini dirancang sebagai metode pembelajaran berbasis pengalaman untuk menanamkan nilai-nilai Bela Negara sekaligus membentuk karakter mahasiswa sebagai bagian dari sivitas akademika UPN “Veteran” Yogyakarta.

Melalui berbagai aktivitas kelompok, mahasiswa dilatih untuk membangun komunikasi, bekerja sama, mengambil keputusan, menjalankan tanggung jawab, serta menyelesaikan tantangan secara bersama. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk mahasiswa yang disiplin, berintegritas, tangguh, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan bangsa.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UPN “Veteran” Yogyakarta, Dr. Hendro Widjanarko, S.E., M.M., menegaskan bahwa status sebagai mahasiswa Kampus Bela Negara harus tercermin dalam perilaku sehari-hari.

“Sebagai mahasiswa Kampus Bela Negara, kalian wajib memiliki karakter Bela Negara. Implementasikan nilai-nilai tersebut secara nyata agar dapat memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara, serta selalu menjaga nama baik almamater di mana pun berada,” tegas Hendro.

Menurutnya, Bela Negara tidak semata-mata berkaitan dengan aktivitas fisik ataupun militer. Bagi mahasiswa, nilai tersebut dapat diwujudkan melalui sikap dan tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten, seperti menjaga integritas, disiplin, bertanggung jawab, berprestasi, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Bela Negara tidak selalu diartikan secara fisik atau sekadar angkat senjata. Bagi mahasiswa, wujud nyata Bela Negara dapat dijalani dengan menjaga integritas, menegakkan kedisiplinan, berprestasi, serta membawa dampak bermanfaat bagi masyarakat,” lanjutnya.

Selama mengikuti outbound, mahasiswa dibagi ke dalam kelompok dan menjalani sejumlah aktivitas secara bergantian. Kegiatan diawali dengan penguatan materi Bela Negara dan wawasan kebangsaan, kemudian dilanjutkan dengan Peraturan Baris-Berbaris (PBB).

Melalui PBB, mahasiswa dilatih membangun kedisiplinan, fokus, ketangkasan, kepatuhan terhadap aturan, sekaligus kemampuan mengikuti instruksi dalam sebuah kelompok.

Selanjutnya, mahasiswa mengikuti berbagai fun games yang dirancang untuk membangun kekompakan dan mengasah kemampuan komunikasi, kerja sama tim, kepemimpinan, serta pengambilan keputusan.

Pendekatan berbasis pengalaman tersebut membuat mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman Bela Negara secara teoritis, tetapi juga mempraktikkannya secara langsung dalam berbagai situasi yang membutuhkan kebersamaan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap anggota kelompok.

Salah seorang mahasiswa baru peserta outbound, Seno mahasiswa Hubungan Internasional, mengaku mendapatkan pengalaman baru sekaligus semakin mengenal teman-teman satu angkatan.

“Kegiatan outbound ini seru dan menyenangkan. Selain semakin akrab dengan teman-teman seangkatan, kami juga belajar kekompakan dan memahami bagaimana menerapkan nilai Bela Negara secara langsung melalui permainan dan latihan PBB,” ungkapnya.

Bagi mahasiswa baru, pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses beradaptasi dengan lingkungan perguruan tinggi sekaligus membangun rasa kebersamaan sebagai satu keluarga besar UPN “Veteran” Yogyakarta.

Kegiatan outbound menjadi salah satu tahapan penting dalam PKKBN 2026, yang tidak hanya memperkenalkan kehidupan akademik dan lingkungan kampus, tetapi juga menanamkan fondasi karakter mahasiswa sebagai Kampus Bela Negara.

Melalui rangkaian PKKBN, UPN “Veteran” Yogyakarta berupaya membentuk mahasiswa baru yang tidak hanya siap menghadapi tantangan akademik, tetapi juga memiliki karakter berintegritas, disiplin, bertanggung jawab, adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada kontribusi bagi bangsa dan negara.