SAR UPN "Veteran" Yogyakarta Terjunkan 13 Mahasiswa Bantu Operasi Pencarian Dua Surveyor di Gunung Bismo

  • Senin 20 Juli 2026
  • Oleh : Dewi
  • 112
  • 3 Menit membaca
UPN VETERAN Yogyakarta

YOGYAKARTA – Sebagai bentuk implementasi nilai-nilai Bela Negara melalui aksi kemanusiaan, Tim Search and Rescue (SAR) Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta menerjunkan 13 mahasiswa untuk bergabung dalam operasi pencarian dua orang surveyor yang dilaporkan hilang di kawasan Gunung Bismo, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Operasi pencarian berlangsung selama sepuluh hari pada 3–12 Juli 2026, dengan melibatkan berbagai unsur SAR gabungan dari seluruh Indonesia.

Ke-13 mahasiswa tersebut merupakan personel SAR UPN “Veteran” Yogyakarta yang berasal dari empat Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) berciri Bela Negara, yaitu Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA), Resimen Mahasiswa (Menwa), Korps Sukarela (KSR), dan Pramuka. Mereka bergabung bersama tim SAR gabungan yang terdiri atas Basarnas, BPBD, TNI, Polri, relawan, serta berbagai unsur potensi SAR lainnya untuk melakukan pencarian di medan pegunungan yang memiliki tingkat kesulitan tinggi.

Komandan SAR UPN "Veteran" Yogyakarta, Dr. Lilik Indriharta, S.E., M.M., menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam operasi ini merupakan bagian dari komitmen kampus dalam membentuk karakter mahasiswa yang berjiwa Bela Negara melalui aksi nyata di bidang kemanusiaan.

"Keikutsertaan mahasiswa dalam operasi SAR bukan sekadar menjalankan tugas kemanusiaan, tetapi juga menjadi implementasi nyata nilai-nilai Bela Negara. Selama sepuluh hari operasi, mereka menunjukkan dedikasi, disiplin, ketangguhan, dan kemampuan bekerja sama dengan berbagai unsur SAR,” ujar Komandan SAR UPN “Veteran” Yogyakarta.

Sementara itu, Pembina SAR UPN "Veteran" Yogyakarta, Dr. Hari Kusuma Satria Negara, M.Acc., menegaskan bahwa pengalaman di lapangan merupakan bagian penting dalam proses pembentukan karakter mahasiswa. Aksi kemanusiaan ini merupakan laboratorium nyata bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu, kepemimpinan, dan semangat pengabdian.

“Sebagai Kampus Bela Negara, UPN “Veteran” Yogyakarta terus mendorong mahasiswanya menjadi insan yang tangguh, peduli, dan siap memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, terutama dalam situasi kebencanaan dan operasi kemanusiaan,” terang Pembina SAR UPN “Veteran” Yogyakarta.

Selama operasi pencarian berlangsung, seluruh personel SAR UPN “Veteran” Yogyakarta menjalankan tugas sesuai arahan Incident Commander dengan mengedepankan keselamatan personel, kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP), serta koordinasi yang intensif dengan seluruh unsur SAR gabungan.

Keterlibatan SAR UPN “Veteran” Yogyakarta dalam operasi pencarian di Gunung Bismo menjadi bukti nyata komitmen universitas dalam mendukung penanggulangan bencana dan operasi kemanusiaan di Indonesia. Melalui pengalaman langsung di lapangan, mahasiswa tidak hanya mengembangkan kompetensi teknis di bidang pencarian dan penyelamatan, tetapi juga memperkuat nilai kepemimpinan, gotong royong, kepedulian sosial, dan semangat Bela Negara.

UPN "Veteran" Yogyakarta akan terus memperkuat kapasitas SAR UPN “Veteran” Yogyakarta sebagai wadah pembinaan mahasiswa yang profesional, tangguh, dan siap mengabdi, sekaligus mendukung visi universitas sebagai Kampus Bela Negara yang berkontribusi nyata bagi keselamatan masyarakat dan kemanusiaan.

Sebagai informasi, pada akhir operasi pencarian, kedua surveyor yang sebelumnya dilaporkan hilang berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia. SAR UPN "Veteran" Yogyakarta turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban serta mengapresiasi seluruh unsur SAR yang terlibat dalam upaya pencarian.