Tim PKM UPNVY Ubah Cangkang Kerang Jadi Pupuk Organik

  • 02 September 2021 , 06:26 PM
  • Oleh : Wike Wijayanti
  • 296
UPN VETERAN Yogyakarta

SLEMAN – Kerang menjadi salah satu menu andalan yang disajikan di restoran yang menyajikan hidangan laut. Jenis kerang yang biasa digemari atau disantap salah satunya yaitu kerang dara. Kerang dara banyak digemari, selain rasa khas yang gurih juga kandungan gizi di dalamnya. Makanan laut ini bisa diolah menjadi berbagai hidangan lezat menggungah selera, tak heran jika permintaan kerang dara semakin meningkat.

Seiring dengan meningkatnya konsumsi kerang dara mengakibatkan bertambahnya limbah cangkang yang dihasilkan. Limbah cangkang ini biasanya hanya diolah menjadi souvenir oleh para pengrajin atau dibuang.

Di tangan mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta (UPNVY) yang tergabung dalam tim PKM UPNVY yaitu Fernanda Ghifary Listianto, (Ilmu Tanah 2018), Ayu Kartika (Agroteknologi 2018), Virga Aulia Nasikhah Putri (Agroteknologi 2018), Betha Heksa Aryani (Agroteknologi 2020), dan Risma Annisa Br M (Agribisnis 2020) limbah cangkang kerang dara diubah menjadi pupuk organik cair Lofagra atau Liquid Organic Fertilizer Anadara Granosa yang bernilai ekonomis.

“Salah satu anggota kelompok tinggal Tanjungbalai, Sumatera Utara daerah pesisir pantai. Banyak cangkang dari bekas tangkapan nelayan dan rumah makan. Setiap bulannya limbah cangkang yang dihasilkan sebanyak 7020 kg atau sekitar 84 ton per tahun. Kemudian kami diskusikan di kelompok lalu jadilah pupuk ini.” Kata Fernanda menjelaskan ide awal pembuatan Lofagra.

Cangkang kerang dara (Anadara Granosa), jelas Fernanda mengandung Kalsium (Ca) dan Posfor (P) yang baik untuk pertumbuhan tanaman. Jika dikombinasikan dengan bioaktivator, molase, dan air kelapa dapat menghasilkan pupuk cair organik yang kaya manfaat bagi tanaman.

“Pupuk cangkang kerang dara ini dapat membantu merangsang pertumbuhan tanaman, meningkatkan kesuburan tanah, meningkatkan hasil pertanian, serta ramah lingkungan.” Ujarnya.

Selain bermanfaat untuk tanaman, pupuk ini juga bernilai ekonomis. Produk pupuk cair ini mereka kemas dalam botol ukuran 500 – 1000 ml dan memasarkannya dengan harga sekitar Rp 29 ribu – Rp 47 ribu. Produk ini dapat diperoleh melalui media social Instagram @lofagra.id dan e-commerce Tokopedia. (wwj/humas)

Previous Next