Wisuda UPN “Veteran” Yogyakarta Penuh Haru, Ibunda Gantikan Putrinya yang Gugur Demi Menolong Sahabat

  • Minggu 10 Mei 2026
  • Oleh : Admin
  • 435
  • 3 Menit membaca
UPN VETERAN Yogyakarta

Suasana prosesi wisuda Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta pada Sabtu (9/5/2026) diwarnai haru. Dari deretan para wisudawan, seorang ibu melangkah pelan menuju podium, menggantikan putrinya yang seharusnya berdiri di sana pada hari bahagia itu.

Ia adalah Theresia Anik Susilowati, ibunda dari almarhumah Rosa Sofi Andriani, S.Kom., mahasiswi Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknik Industri UPN “Veteran” Yogyakarta yang berpulang selamanya pada 26 Februari 2026 lalu karena kecelakaan tunggal.

Balutan kebaya hitam yang dikenakan Anik, sapaan akrabnya, seakan menjadi penanda bahwa duka masih tersimpan dalam. Duka yang sama dirasakan oleh seluruh sivitas akademika UPN “Veteran” Yogyakarta.

Sembari menggenggam foto sang putri tercinta, Anik, menjalani prosesi wisuda hingga tuntas. Suasana hening menyelimuti Auditorium WR. Supratman, ketika seluruh hadirin berdiri sejenak, menyampaikan belasungkawa dan penghormatan atas kepergian sosok pemudi penerus bangsa.

Mendiang Rosa yang akrab dipanggil Ocha, adalah mahasiswi berprestasi yang berhasil menuntaskan studinya tepat waktu, bahkan tercepat diantara teman-temannya dengan IPK 3,49. Anik mengenang putri tunggalnya tersebut sebagai sosok yang memiliki kemauan kuat, gigih, dan berjiwa sosial tinggi.

“Ocha itu anaknya memiliki tekad yang kuat, jika ada sesuatu yang harus dikerjakan, maka harus tuntas walaupun sampai malam, jadi harus selesai,” kenang Anik.

Kepergian Ocha pun meninggalkan kisah heroik dan persahabatan abadi. Anik bertutur bahwa Ocha mengalami kecelakaan saat hendak bertemu dengan pendonor darah bagi sahabatnya yang sakit. Dengan tekad yang kuat demi menolong sahabatnya, Ocha tetap pergi menjumpai pendonor darah tersebut meskipun malam hari.

Namun, takdir berkata lain. Ocha mengalami kecelakaan tunggal dalam perjalanan. Kini, Ocha dan sahabatnya telah bersua kembali dalam ketenangan abadi.

“Saya sudah bilang, dek sudah malam, saya bilang begitu. Tetapi dia bilang, aku harus nemuin relawan dengan keluarganya, lalu saya bilang ya sudah, hati-hati, kemudian dia berangkat, dan jatuh,” tutur Anik.

Perjalanan itu menjadi langkah terakhir Ocha. Di tengah upayanya menolong sang sahabat, kecelakaan tunggal merenggut nyawanya. Namun kisah ketulusan Ocha tetap hidup, dalam setiap doa orangtua dan dalam kenangan teman-teman yang pernah merasakan kebaikan Rosa Sofi Andriani, putri semata wayang dari pasangan Andreas Parikesit dan Theresia Anik Susilowati.

Mewakili seluruh sivitas akademika, Rektor UPN “Veteran” Yogyakarta, Prof. Dr. Mohamad Irhas Effendi, M.Si., menyampaikan bela sungkawa mendalam atas kepergian Rosa Sofi Andriani. Sebelum menyampaikan pidato wisuda, Rektor mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan almarhumah.

“Semoga amal ibadah ananda Rosa Sofi Andriani, S.Kom., diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, semua kesalahannya diampuni, dan mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Dan semoga orang tua serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Mari kita doakan almarhumah Saudari Rosa Sofi Andriani,” ucap Rektor.

Pada Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2025/2026, UPN “Veteran” Yogyakarta melepas 594 wisudawan yang terdiri dari 55 lulusan magister dan 539 sarjana. Sebanyak 352 wisudawan (59,26%) lulus dengan predikat cum laude, sementara IPK tertinggi mencapai 4,00 untuk program magister dan 3,98 untuk program sarjana.