BEM KM UPN “VETERAN” YOGYAKARTA BERSAMA WASTE4CHANGE KENALKAN EKONOMI SIRKULER SEBAGAI SOLUSI PENGELOLAAN SAMPAH

  • 21 January 2022 , 12:03 PM
  • Oleh : Dewi
  • 552
UPN VETERAN Yogyakarta

Sleman – BEM KM UPN “Veteran” Yogyakarta bersama waste4change mengenalkan ekonomi sirkuler sebagai solusi dari pengelolaan sampah demi tercapainya pembangunan Indonesia yang rendah karbon. Kegiatan ini merupakan bagian dari acara earth care yang diselenggarakan pada bulan September hingga November 2021.

 

“Masyarakat kita menjadi konsumtif dan tidak sesuai dengan kebutuhannya. Kita melakukan pembelian secara berlebihan sehingga dari situ timbullah masalah. Ketika kita mengonsumsi produk, limbahnya kita buang. Padahal seharusnya apa yang kita ambil harus berakhir kembali ke alam,” jelas Tantin Yasmine selaku senior campaign eksekutif dari waste4change.

 

waste4change sendiri adalah sebuah perusahaan pengelolaan sampah yang ingin merubah ekosistem pengelolaan sampah menjadi lebih bertanggung jawab dari hulu hingga hilir. Hal ini dilakukan dengan berbagai langkah. Misalnya, riset, edukasi, pengumpulan sampah di rumah tangga maupun wilayah komersial, hingga membuat produk dari sampah sehingga lebih bernilai.

 

Dalam kesempatan ini, Tantin turut menjelaskan mengenai konsep ekonomi sirkuler. “Siklus alam ini sebenarnya melingkar, tetapi manusia selalu melakukan perubahan dan ingin beinovasi. Oleh karena itu, hadirlah sebuah industri yang ingin memproduksi suatu sumber daya dari alam kita. Ketika sebelumnya kita mengonsumsi secara alami, sekarang kita mengonsumsi produk dari industri,” paparnya.

 

Dengan demikian, ada beberapa solusi demi mencapai permasalahan sampah dari hulu hingga hilir. “Kita ingin memastikan bahwa material itu bisa diseleamtkan sejak sumbernya. Hal ini dimulai dari riset. Apabila riset ini kita lakukan bersama pemerintah harapannya menghasilkan sebuah kebijakan. Sampah ini juga bisa diselesaikan dari sumber, seperti melakukan pemilahan,” tambah Tantin.

 

Perlu diketahui jika earth care telah menyelenggarakan berbagai kegiatan berbasis lingkungan. Mulai dari aksi tanam pohon, bersepeda, bersih pantai, webinar, hingga penyelenggaraan perlombaan.

 

Melalui acara ini, Zharifah Salma Hutami sebagai pihak yang turut berpartisipasi mengungkapkan harapannya. “Walaupun acaranya secara daring sehingga menyebabkan dengan euforianya berbeda semoga tidak menjadi halangan dan hambatan untuk kita semua untuk tetap mengedukasi teman-teman generasi muda,” pungkas mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi tersebut.

 

 

Previous Next