Mahasiswa UPN "Veteran" Yogyakarta Satu-satunya Peraih Dua Penghargaan di Kompetisi Desain Pabrik Internasional 2026

  • Kamis 06 Agustus 2026
  • Oleh : Dewi
  • 64
  • 2 Menit membaca
UPN VETERAN Yogyakarta

Yogyakarta, 6 Agustus 2026 – Mahasiswa Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik Industri Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta (UPNVY) kembali mengukir prestasi di tingkat internasional. Tim DME Plant Concat berhasil menjadi satu-satunya peserta yang meraih dua penghargaan pada International Plant Design Chemical Engineering Competition (IPDCEC) 2026 yang diselenggarakan Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe.

Tim yang terdiri atas Viona Tiara Ramadhani, Safinah Annajah Nasution, dan Shifa Almar'atul Khusna berhasil meraih 1st Honorable Mention (Juara Harapan I) dan Best Presentation Award melalui karya berjudul Preliminary Design of a Sustainable High-Purity DME Plant from Natural Gas. Prestasi ini menjadi capaian perdana Jurusan Teknik Kimia UPN "Veteran" Yogyakarta pada kompetisi desain pabrik tingkat internasional.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni UPN "Veteran" Yogyakarta, Dr. Hendro Widjanarko, SE., MM., menyampaikan apresiasi atas prestasi tersebut.

"Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa UPN 'Veteran' Yogyakarta mampu bersaing di tingkat internasional. Penghargaan yang diraih menjadi bukti kualitas akademik, inovasi, dan kemampuan komunikasi ilmiah mahasiswa yang terus kami dorong untuk berkembang," ujarnya.

Keberhasilan tim tidak terlepas dari pendampingan intensif Dr. Heri Septya Kusuma, S.Si., M.T. bersama Vico Kurniawan Susditianto, S.T., yang membimbing mahasiswa mulai dari penyusunan desain, penguatan argumentasi teknis, hingga simulasi presentasi.

Menurut Dr. Heri Septya Kusuma, keberhasilan ini merupakan hasil dari proses pembelajaran yang disiplin dan kolaboratif.

"Kami tidak hanya melatih mahasiswa menyusun desain pabrik, tetapi juga membangun kemampuan berpikir kritis dan mempertanggungjawabkan setiap keputusan teknis. Penghargaan Best Presentation menjadi bukti bahwa mereka mampu menguasai substansi sekaligus menyampaikannya secara profesional," jelasnya.

Penulis: Dewi