Sambut 2.995 Peserta, UPN “Veteran” Yogyakarta Siap Gelar UTBK 2026 dengan Pengamanan Ketat

  • Kamis 16 April 2026
  • Oleh : Dewi
  • 152
  • 2 Menit membaca
UPN VETERAN Yogyakarta

YOGYAKARTA – Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta menyatakan kesiapan penuh dalam menyelenggarakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) pada Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2026. Hingga penutupan pendaftaran pada 7 April 2026, tercatat sebanyak 2.995 calon peserta akan mengikuti ujian di Pusat UTBK UPN "Veteran” Yogyakarta.

Wakil Rektor Bidang Akademik UPNVY, Dr. Machya Astuti Dewi, M.Si., menjelaskan bahwa secara teknis persiapan telah mencapai tahap final. Menurutnya, tidak ada perubahan mekanisme yang kontras dibandingkan tahun lalu.

"Secara umum, pelaksanaan UTBK 2026 tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kami telah memastikan seluruh persiapan dilakukan dengan baik, termasuk pengamanan saat masuk ruang ujian, di mana peserta nantinya akan diperiksa menggunakan metal detector," ujar Machya.

Koordinator Pelaksana UTBK di UPN “Veteran” Yogyakarta, Dr. Tri Wibawa, ST, MT merinci bahwa ujian akan berlangsung selama 6 hari dengan total 12 sesi, mulai dari Selasa, 21 April hingga Senin, 27 April 2026. Setiap harinya, ujian dibagi menjadi dua sesi utama, sesi pagi dimulai pukul 06.45 – 10.30 WIB, sesi siang dimulai pukul 12.30 – 16.15 WIB sedangkan pelaksanaan hari Jumat  sesi siang dimulai pukul 13.15 – 17.00 WIB.

"Setiap sesinya akan diikuti oleh 265 peserta. Kami mengingatkan bahwa peserta wajib sudah masuk ruang ujian 15 menit sebelum waktu pengerjaan soal dimulai," tegas Tri Wibawa.

Tri Wibawa, menambahkan bahwa pelaksanaan ujian dipusatkan di Kampus 2 Babarsari, tepatnya di Gedung Pattimura Lantai 1, 2, dan 3.  Panitia telah menyiapkan 11 ruang laboratorium informatika yang dilengkapi dengan 265 unit PC utama serta 33 unit PC cadangan sebagai langkah antisipasi kendala teknis. Sementara itu, lobi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) akan difungsikan sebagai area transit peserta.

Panitia menekankan bahwa kedisiplinan adalah kunci kelancaran ujian. Tri Wibawa secara eksplisit menyatakan bahwa peserta yang datang terlambat tidak diperbolehkan mengikuti ujian.

Sementara itu, Sekretaris UTBK UPNVY, Purwiyanta, M.Si menyampaikan saat ujian peserta hanya membawa kartu peserta, identitas diri (KTP/SIM), dan surat keterangan lulus. Pakaian saat melaksanakan ujian dihimbau menggunakan pakaian rapi dan sopan serta menggunakan sepatu. Peserta dilarang keras menggunakan kaos oblong dan sandal jepit.

Purwiyanta  juga menghimbau  peserta  untuk mengecek lokasi dan ruang ujian satu hari sebelum jadwal guna menghindari keterlambatan.

Di akhir keterangannya, Purwiyanta  menegaskan bahwa panitia UTBK di UPNVY siap melayani dan memberikan kenyamanan bagi para peserta agar dapat menjalani ujian dengan maksimal," pungkasnya.

Penulis: Dewi