SEKOLAH KOMANDO TNI AD AUDENSI KE UPN VETERAN YOGYAKARTA

  • 23 September 2021 , 01:53 PM
  • Oleh : Dewi Sukarelawati
  • 462
UPN VETERAN Yogyakarta

Sleman_Tim peneliti dari Sekolah Komando (Seskoad) TNI Angkatan Darat (AD) melakukan audensi ke UPN Veteran Yogyakarta (UPNVY). Kunjungan selama tiga hari mulai Selasa (21/9/2021) hingga Kamis (24/9/2021) ini dalam rangka penelitian tentang Urgensi Penerapan Learning Management System dalam Proses Belajar Mengajar di Seskoad.

 

Hadir sejumlah peneliti Seskoad dalam kegiatan kali ini. Yakni Kol Inf Rano Maxim Adolf Tilaar, Letkol Inf Amir Ma'ruf Spd, Mayor Inf Fauzan Rifa'i Alfikri serta Penata Muda III/a Asep Cahyawan SE.

 

Sedangkan dari responden dari UPNVY yakni Wakil Rektor Bidang Akademik UPNVY, Dr Suharsono, MT  didampingi  Kepala Pusat  Bela Negara UPNVY Ir. Bambang Wicaksono, MT, Tim TIK Rifki Indra Perwira, M.Eng.  dan perwakilan dosen serta perwakilan mahasiswa dari UPNVY.

 

Wakil Rektor Bidang Akademik UPNVY, Dr Ir Suharsono MT saat menerima audensi Tim Peneliti Seskoad TNI AD di kampus setempat, mengungkapkan UPNVY selama ini memanfaatkan SPADA WIMAYA sebagai bagian dari Learning Management System (LMS). Program ini untuk memfasilitasi e-learning di kampus.

 

"Dalam LMS   kami ada buku dan teknis panduan bagi dosen dan mahasiswa kami," paparnya.

 

Dalam penelitian kali ini, Tim peneliti Seskoad TNI AD melakukan wawancara kepada  tim IT, dosen dan mahasiswa UPNVY terkait LMS yang digelar di UPN Veteran Yogyakarta. Kegiatan ini digelar dalam rangka tujuan akademis.

Rifki Indra Perwira, M.Eng.  selaku Kepala UPT TIK  UPNVY menyampaikan bahwa system LSM UPNVY  menggunakan Moodle sebagai paket perangkat lunak yang diproduksi untuk kegiatan belajar berbasis internet dan situs website yang menggunakan prinsip social constructionist pedagogy. E-learning tersebut dikembangkan sejak awal tahun 2000-an hingga awal pandemi.

 

“Kampus telah membangun data center untuk menampung seluruh bahan ajar dari para dosen. Kampus juga memberikan pelatihan bagi dosen-dosen muda untuk memanfaatkan data center ini, jelas Nya.

 

E-learning ini dikembangkan menjadi SPADA WIMAYA sebagai bagian dari LMS. Model ini mendapatkan supporting untuk engine yang berbasis open source. Penggunaan LMS ini diberlakukan untuk seluruh mata kuliah secara terintegrasi.

Previous Next