UPNVY dan WWF Indonesia Dorong Kampus Berkelanjutan melalui Lomba Zero Waste Campus

  • Kamis 27 Agustus 2026
  • Oleh : Dewi
  • 45
  • 4 Menit membaca
UPN VETERAN Yogyakarta

YOGYAKARTA, 27 Agustus 2026 — Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan lingkungan kampus yang berkelanjutan nir limbah . Dalam rangka menyemarakkan Dies Natalis ke-68, UPNVY melalui Tim Kampus Hijau Lestari bekerja sama dengan WWF Indonesia menyelenggarakan Lomba Zero Waste Campus: Action Plan Pengurangan & Pemilahan Sampah.

Lomba ini menjadi salah satu upaya mendorong keterlibatan sivitas akademika dalam menciptakan budaya pengelolaan sampah yang lebih baik melalui gagasan inovatif dan aksi nyata. Peserta didorong untuk menghasilkan solusi yang tidak hanya kreatif, tetapi juga aplikatif dan berkelanjutan serta dapat memberikan dampak nyata bagi lingkungan kampus.

Dekan FTME sekaligus Ketua Umum Dies Natalis ke-68 UPN “Veteran” Yogyakarta, Prof. Dr. Ir. Raden Mas Basuki Rahmad, M.T., mengatakan bahwa pengelolaan sampah merupakan bagian penting dalam membangun kampus yang berkelanjutan.

Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya memiliki peran dalam pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga perlu menjadi contoh dalam penerapan perilaku yang peduli terhadap lingkungan.

“Melalui Lomba Zero Waste Campus ini, kami ingin membangun kesadaran dan budaya bersama bahwa pengurangan serta pemilahan sampah merupakan tanggung jawab seluruh warga kampus. Kami berharap muncul gagasan-gagasan inovatif yang tidak berhenti sebagai proposal, tetapi dapat diwujudkan menjadi aksi nyata dan memberikan dampak bagi lingkungan,” ujar Prof. Basuki.

Ia menambahkan, gerakan menuju kampus berkelanjutan nir limbah membutuhkan partisipasi seluruh unsur di lingkungan perguruan tinggi. Karena itu, kompetisi tersebut diharapkan menjadi ruang untuk mengembangkan berbagai ide dan praktik baik dalam pengurangan, pemilahan, pengolahan, hingga pemanfaatan kembali sampah.

Ketua Pelaksana Dies Natalis ke-68 UPN “Veteran” Yogyakarta, Dr. Ir. Joko Soesilo, M.T., IPM, menjelaskan bahwa Lomba Zero Waste Campus dirancang untuk mendorong lahirnya solusi konkret terhadap persoalan sampah di lingkungan kampus.

“Kami ingin peserta melihat persoalan sampah dari sisi yang lebih luas, mulai dari pengurangan sampah dari sumbernya, pemilahan, pengolahan, hingga pemanfaatan kembali. Karena itu, action plan yang diajukan harus realistis, memiliki indikator keberhasilan, serta memungkinkan untuk diterapkan dan dikembangkan secara berkelanjutan,” jelas Dr. Joko.

Menurutnya, kolaborasi UPNVY dengan WWF Indonesia menjadi bagian penting dalam memperkuat perspektif keberlanjutan dalam pelaksanaan program. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah dalam pengembangan gagasan sekaligus memperkuat ekosistem Kampus Hijau Lestari di UPNVY.

Melalui kompetisi ini, peserta tidak hanya ditantang menghasilkan proposal, tetapi juga diarahkan untuk memikirkan bagaimana gagasan tersebut dapat diimplementasikan sehingga memberikan manfaat nyata bagi lingkungan kampus.

 Ir. Agus Bambang Irawan SSi, MSc selaku ketua tim Kampus Hijau Lestari menyampaikan rangkaian Lomba Zero Waste Campus diawali dengan pelatihan penanganan sampah dan sosialisasi Zero Waste Campus pada 27 Agustus 2026. Selanjutnya, proses pendaftaran dan pengumpulan proposal berlangsung pada 28 Agustus–25 September 2026.

Setelah tahap pengumpulan proposal, proses penjurian dijadwalkan pada akhir September 2026, sementara pengumuman pemenang akan dilaksanakan pada Oktober 2026.

Untuk memperkuat aspek implementasi, kegiatan juga dilanjutkan dengan workshop implementasi pada Desember 2026. Tahapan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang untuk memperkuat kesiapan penerapan action plan yang telah dirancang.

Tidak hanya menawarkan kompetisi gagasan, Lomba Zero Waste Campus juga menyediakan total hadiah Rp10 juta lebih dalam bentuk dukungan fasilitas pengelolaan sampah dan lingkungan.

Hadiah yang disiapkan meliputi fasilitas stasiun pemilahan sampah senilai Rp4 juta lebih, komposter komunitas skala jurusan senilai Rp3 juta lebih, dispenser air minum isi ulang otomatis senilai Rp2 juta lebih, serta kit pengolahan daur ulang senilai Rp2 juta lebih.

Dukungan tersebut diharapkan dapat mendorong hasil lomba untuk tidak berhenti pada penghargaan, tetapi dapat berlanjut menjadi fasilitas maupun program yang mendukung pengelolaan lingkungan di lingkungan kampus.

Lomba Zero Waste Campus merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-68 UPNVY yang mengangkat tema “Kedaulatan Energi sebagai Perwujudan Bela Negara Menuju Indonesia Emas.”

Tema tersebut tidak hanya dimaknai melalui penguatan kedaulatan energi, tetapi juga melalui kepedulian terhadap lingkungan dan penerapan prinsip keberlanjutan. Pengelolaan sampah menjadi salah satu bentuk aksi nyata yang dapat dilakukan bersama untuk menciptakan lingkungan kampus yang lebih sehat, bersih, dan bertanggung jawab.

Melalui kolaborasi UPNVY dan WWF Indonesia, Lomba Zero Waste Campus diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi pengelolaan sampah sekaligus membangun kesadaran dan kebiasaan baru di kalangan sivitas akademika.

Pada akhirnya, gerakan pengurangan dan pemilahan sampah diharapkan dapat berkembang menjadi budaya bersama di Kampus Bela Negara, sekaligus memperkuat kontribusi UPNVY dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang berkelanjutan dan mendukung terwujudnya Indonesia Emas.